peralatan kandang ayam

4 Peralatan yang Harus Ada di Dalam Kandang Ayam Broiler

Bagian paling penting dalam usaha peternakan ayam potong adalah melakukan manajemen pemeliharaan yang sebaik-baiknya. Setelah membuat kandang peternakan, tahap selanjutnya yang perlu dipersiapkan oleh peternak sebelum DOC ayam dimasukan ke kandang adalah mempersiapkan peralatan. Dalam hal ini peternak wajib menyediakan peralatan pendukung kandang.

Lantas apa saja yang harus ada di dalam kandang ayam pedaging?, nah peran alat-alat ternak ini sangat mempengauhi hasil ternak kedepannya. Semakin terpenuhinya elemen kelengkapan kandang akan mempermudah para peternak itu sendiri, selain itu pekerjaan akan lebih efisien dan mudah.

Pada kesempatan sebelumnya kami sudah membagikan materi mengenai kandang ayam potong yang ideal, maka dari itu pada tulisan kali ini kami akan sedikit membahas peralatan yang harus ada di dalam peternakan ayam broiler. Berikut adalah beberapa peralatan yang pelengkap kandang:

Litter (alas lantai kandang)

Litter adalah istilah yang digunakan untuk menyebut alas lantai kandang peternakan. Kandang ayam diberikan Litter agar tahap pemeliharaan dan pembesaran ayam potong lebih efisien. Alas kandang (litter) berfungsi untuk menjaga kelembaban pada kandang dan membuat lantai kandang terjaga dan selalu kering.

Kebanyakan peternak di Indonesia membuat alas kandang (litter) dengan sekam padi atau serbuk kayu, terutama mereka yang menggunakan tipe kandang postal. Berikut ini adalah beberapa jenis litter yang bisa digunakan:

  • Litter lantai: berupa lantai semen atau tanah yang kemudian ditambahkan serbuk kayu atau sekam padi agar kotoran ayam selalu kering.
  • Alas berlubang: yaitu alas kandang yang dibuat dari kawat atau bambu.
  • Alas campuran: yaitu kombinasi sistem alas lantai litter dengan alas berlubang.

Karena fungsi litter untuk menjaga kelembaban kandang, jadi peternak harus rutin memperhatikan keadaan litter dan harus segera menggantinya apabila sudah tidak layak. Keadaan litter yang lembab dan kotor dapat memicu pertumbuhan penyakit yang membahayakan ayam.

 

Pemanas (Brooder)

Pada usaha peternakan ayam yang menggunakan sistem DOC (Day Old Chick), peran pemanas sangat diperlukan. Pemanas (brooder) sering diistilahkan dengan induk buatan yang memiliki fungsi sebagai penghangat anak ayam (DOC). Ada banyak sekali jenis penghangat yang bisa digunakan, mulai dari jenis, bentuk dan daya jangkau kehangatannya. Jadi bagi anda yang baru memeulai mengembangkan usaha ternak ayam pedaging wajib menyediakan brooder agar lebih mudah saat merawat ayam muda. Selain itu peran penghangat ini dapat mengurangi resiko kematian pada anak ayam.

 

Tempat Pakan dan Minum

Tempat pakan merupakan alat yang berfungsi sebagai tempat pemberian pakan terhadap ayam broiler. Umumnya peternak ayam menggunakan tempat pakan yang dibuat dengan bahan plastik agar tidak mudah berkarat dan pastinya lebih awet. Untuk mendapatkannya anda bisa membeli wadah pakan di toko peternakan atau toko hewan peliharaan.

Tempat minum merupakan pelengkap tempat pakan. Peternak perlu mengguakan tempat minum yang mudah dijangkau oleh ayam. Selain itu usahakan tempat minum tidak mudah tumpah sehingga tidak membuat kandang menjadi becek.

 

Peralatan Pendukung Lainnya

Selain tiga peralatan wajib yang disebutkan di atas, peternak juga perlu menyediakan alat-alat pendukung kandang. Diantaranya adalah:

  • Alat kebersihan, yaitu alat yang berfungsi untuk memudahkan ketika proses pembersihan kandang. Misalnya, sapu, ember, tong air dan lain-lain.
  • Alat sanitasi, sanitasi adalah tahap pembersihan kandang dan langkah pencegahan pertumbuhan penyakit. Misalnya, alat penyemprot beserta pelengkapnya.
  • Alat lain, yaitu peralatan lain yang mungkin dibutuhkan. Misalnya, cangkul, sekop, palu, kawat dan lain-lain.

 

Nah itulah 4 Peralatan yang Harus Ada di Dalam Kandang Ayam Broiler yang wajib dipersiapkan oleh peternak. Sebaiknya alat-alat ini sudah dipersiapkan sebelum kedatangan anak ayam (DOC). Peralatan kandang ini bersifat tetap, jadi hanya sekali beli sudah bisa digunakan selamanya, kecuali jika alat mengalami kerusakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *