Cara Budidaya Ikan Cupang Menggunakan Aquarium

Budidaya ikan cupang menggunakan aquarium merupakan usaha yang sangat menjanjikan di masa depan. Alasannya karena peluang usaha budidaya yang satu ini cukup langka dan belum banyak dikembangkannya. Selain itu untuk memulai ternak ikan cupang bisa dibilang cukup simpel dan bisa dilakukan oleh semua kalangan.

Cara Budidaya Ikan Cupang Menggunakan Aquarium

Kenapa budidaya ikan cupang layak untuk dicoba? Alasannya karena ikan ini termasuk jenis ikan yang memiliki daya tahan tubuh yang bagus. Jadi bagi anda yang baru mencobanya tidak perrlu khawatir karena ikan cupang bisa hidup di berbagai jenis air tawar.

 

#1 Memilih Indukan Ikan Cupang Siap Kawin

Sebelum memulai usaha budidaya ikan cupang, bagian awal yang perlu disiapkan adalah bibit. Pilih bibit yang sudah dewasa dan siap kawin, karena dengan begini akan mempercepat proses pengembangbiakan.

Cari bibit ikan cupang yang memiliki kualitas yang bagus, tidak cacat dan letakan bibit secara terpisah antara cupang jantan dan betina. Untuk ikan cupang pejantan siap kawin yaitu ketika berumur 4-8 bulan. Sedangkan untuk ikan cupang betina saat berumur 3-4 bulan.

 

#2 Memilih Jenis Ikan Cupang

Kemudian anda harus memilih bibit ikan cupang dari jenis yang sama, karena ada beragam jenis ikan cupang yang ada di Indonesia. Nah, jadi anda bisa memilih membudidayakan jenis ikan cupang hias atau jenis ikan cupang petarung.

 

#3 Cara Membedakan Kelamin Ikan Cupang

Untuk membedakan kelamin ikan cupang bisa dilihat dari bentuk fisiknya:

  • Cupang jantan: umumnya memiliki ukura tubuh lebih besar, sirip dan ekor lebih lebar,warna cerah, serta gerakannya lebih agresif.
  • Cupang Betina: ukuran tubuh lebih kecil, sirip dan ekor tidak terlalu lebar, warna cendeung kusam, serta gerakannya lambat.

Lihat lebih lengkap 7 Perbedaan Ikan Cupang Betina dan JantanĀ 

 

Menyiapkan Aquaium Budidaya Ikan Cupang

Dalam usaha budidaya bagian penting yang harus disiapkan adalah media pengembangbiakan. Dalam hal ini bisa berupa kolam atau akuarum, sesuai dengan judul tulisan ini jadi media budidaya ikan cupang yang akan digunakan adalah aquarium.

#1 Kuntungan Budidaya Ikan Cupang Dengan Aquarium

  • Media budidaya dengan aquarium lebih Praktis,
  • Hemat biaya dan efisien,
  • Tidak memerlukan lahan yang luas,
  • Proses perawatan akan jauh lebih mudah,
  • Kemudian budidaya ikan cupang menggunakan aquarium bisa dijadikan usaha sampingan dirumah.

 

#2 Aquarium Untuk Ikan Cupang

Anda bisa menyediakan aquarium sesuai keinginan anda, tapi idealnya aquarium untuk budidaya ikan cupang minimal berukuran 20x20x20 cm. kemduian anda juga perlu menyiapkan toples atau gelas kecil untuk proses pemijahan ikan cupang.

Aquarium Pemijahan Ikan Cupang
Aquarium Pemijahan Ikan Cupang

 

Cara Memijahkan dan Mengawinkan Ikan Cupang

Proses perkawinan ikan cupang melewati dua tahap yaitu, pertama, tahap pemijahan (penjodohan ikan cupang. Kedua, tahap mengawinkan ikan cupang. Setelah induk ikan cupang sudah siap kawin maka anda bisa mengikuti panduan sebagai berikut:

 

#1 Cara Memijahkan Ikan Cupang

  • Isi aquarium dengan air secukupnya dan usahakan gunakan air yang kadar oksigenya pas untuk ikan cupang. Pada dasarnya habitat ikan cupang sungai dan rawa yang airnya memiliki kadar oksigen agak rendah.
  • Usahakan tidak memakai air yang terlalu jernih, banyak khasus ikan cupang mati karena diletakan pada air yang terlalu jernih (tinggi oksigen).
  • Tambahkan rumput-rumputan air ke dalam aquarium, misalnya teratai atau eceng gondok. Tanaman ini berguna untuk menetralkan kadar oksigen di dalam air, tapi usahakan tanaman air jangan terlalu banyak.
  • Selanjutnya masukan cupang jantan ke dalam aquarium agar beradaptasi selama satu atau dua hari.
  • Setelah satu hari masukan ikan cupang betina ke dalam aquarium dengan menggunakan toples pemisah. Hal ini adalah proses perjodohan ikan cupang, jika jodoh biasanya cupang jantan akan langsung membuat glembuang air (busa) untuk tempat telur.

 

#2 Cara Mengawinkan Ikan Cupang

  • kemudian setelah ikan cupang menunjukan tanda-tanda jodoh maka anda bisa masuk ke tahap kedua, yaitu proses perkawinan.
  • Keluarkan ikan cupang betina dari toples dan masukan ke aquarium pejantan untuk proses pembuahan telur. Waktu yang paling baik untuk pembuahan yaitu pagi hari antara jam 7-9 dan sore jam 16-18.
  • Untuk tahap pembuahan sebaiknya ikan cupang diletakan pada tempat yang sepi, tujuannya agar proses perkawinan tidak terganggu.
  • Proses perkawinan biasanya tidak berlangung lama, dan akan selesai apabila pejantan sudah menunjukan ciri-ciri mengusirbetina dari sarang busa.
  • Selanjutnya angkat betina, karena pejantan yang akan merawat telur-telur yang dibuahi. Pemisahan berguna untuk menghindari telur dimakan oleh induk betina.
  • Satu atau dua hari kemudian telur-telur ikan cupang tersebut akan menetas dan menjadi burayak. Anda tidak perlu memberikan pakan hingga dua hari karena burayak masih memiliki cadangan pakan.
  • Setelah dua hari kemudian burayak bisa diberikan pakan berupa kutu air, micro worms secukupnya. Ini adalah makanan favorit burayak ikan cupang dan sangat mudah untuk dicerna.
  • Kemudian untuk induk pejantan bisa diangkat atau dipindahkan ketika burayak berusia dua minggu.
  • Lakukan pemberian pakan secara teratur dan jangan lupa menjaga kebersihan air hingga burayak berumur 5 minggu.

 

Cara Merawat Burayak Ikan Cupang Agar Tumbuh Optimal

Setelah melewati beberapa tahap di atas selanjutnya adalah proses perawatan burayak ikan cupang dan proses pembesaran. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa anda tempuh:

  • Pindahkan burayak yang sudah berumur 5 bulan ke aquarium yang lebih besar. Tujuannya agar burayak bisa tumbuh lebih cepat dan bisa mencapai ukuran ideal.
  • Anda juga sudah bisa memberikan variasi pakan, pada tahap ini burayak sudah bisa disebut ikan cupang.
  • Pakan yang bisa diberikan untuk ikan cupang diantaranya adalah jentik nyamuk, kutu air dan beberapa jenis pakan ikan yang dijual di toko.
  • Kemudian jangan lupa untuk mengganti air pada aquarium. Cara menggantinya jangan secara langsung, maksutnya anda bisa mengganti setengah dari air, misal 30-40% saja.
  • Setelah ikan cupang dipindahkan ke aquarium besar, biasanya kurang lebih 4 minggu Ikan cupang akan menunjukan agresifitasnya. Jadi anda harus memperhatikan jumlah ikan cupang di dalam aquarium, usahakan jangan terlalu banyak.
  • Selanjutnya setelah berusia 8 minggu ikan cupang sudah bisa dipisahkan berdasarkan jenis kelamin.
    Aquarium Pembesaran Ikan Cupang
    Aquarium Pembesaran Ikan Cupang

Baca Juga: Daftar Pakan Ikan Cupang Alami dan Buatan

Ikan cupang dapat dipasarkan ketika berusia 10 minggu, anda bisa menyortir ikan cupang sesuai dengan ukuran tubuh dan warna. Semakin bagus ukuran dan warna ikan cupang akan memiliki harga jual yang tinggi.

Untuk jenis ikan cupang aduan sebaiknya dipisahkan ketika mereka mulai bertarung, ini berguna untuk menghindari resiko kematian. Lebih mudahnya anda bisa meletakannya pada botol atau toples kecil. Kemudian anda juga harus rutin menjaga kebersihan aquarium dan rutin mengganti air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *