Hama & Penyakit Pada Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya

Hama & Penyakit Pada Tanaman Cabe

Hama & Penyakit Pada Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya – Bidang usaha pertanian memang tidak terlepas dari proses menyemai, pembuatan lahan,menanam, merawat hingga tahap pemanenan. Akan tetapi sebagai seorang petani terkadang semuanya tidak berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bahkan sangat sering kita mengalami yang namanya kerugian dan gagal panen.

Salah satu penyebab dari semua masalah di atas adalah disebabkan karena dasyatnya serangan hama dan penyakit terhadap tanaman cabe milik kita, sehingga menyebabkan kerusakan yang merugikan.
Kita semua pasti sudah tahu kalu menanam cabe membutuhkan modal yang tidak sedikit. Kemudian terlebih lagi jika kita menanam cabe misalnya di luar musim, di musim hujan atau di musim panas, tentu kita harus lebih hati-hati dan juga harus memiliki pengetahuan yang banyak tentang tani cabe.
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit pengetahuan mengenai hama dan penyakit pada tanaman cabe serta cara pengendaliannya secara lengkap.

 

Hama Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya

Jika berbicara mengenai hama tanaman cabe memang sangatlah banyak, bahkan rumput liar (gulma) yang mengganggu tanaman bisa dianggap sebagai hama. Berikut ini adalah hama pada tanaman cabe menurut versi saya, jika mungkin terdapat perbedaan harap dimaklumi.

Hama Serangga pada Cabe

Serangga yang dimaksudkan disini diantaranya adalah jangkrik, belalang, dan cere (kecoa) yang menyerang tanaman cabe. Hama jangkrik dan belalang biasanya merusak tanaman cabe ketika baru dipindahkan dari proses penyemainan, sedangkan hama cere (kecoa) biasanya menyerang pada bagian akar tanaman cabe.

Pengendalian: gunakan pestisida jenis insektisida, misalanya Regent, Sidamethrin, Yasithrin dll.

 

Hama Jenis  Keong pada Cabe

Hama jenis keong misalanya adalah bekicot, keong benik, keong kere, respo (maaf jika bahasanya mungkin susah dimengerti). Jenis hama ini biasanya menyerang ketika cabe masih berusia muda, yaitu saat disemai dan baru dipindah ke lahan tanam.

Pengendalian: Semprotkan Pestisida kontak seperti Molista, kemudian bisa juga dengan disebar pelet yang dicampur dengan Lanet dan Marsal.

 

Hama Tungau pada Cabe

Tungau adalah hama yang biasanya menyerang bagian daun tanaman cabe. Gejala yang paling terlihat jika tanaman cabe terserang hama tungau yaitu daun akan mengelinting. Tungau merusak dengan cara menghisap nutrisi tanaman melalui bagian bawah daun.

Pengendalian: Semprotkan pestisida jenis akarisida atau bisa juga menggunakan Lannet secara rutin.

 

Hama Thrips pada Cabe

Thrips adalah hama yang berukuran sangat kecil, bahkan jika dilihat dengan mata telanjang sangat sulit untuk terlihat. Gejala yang paling terlihat apabila tanaman cabe terserang hama thrips ialah daun akan berwarna kuning dan keriting, umumnya hama ini menggasak pupus daun dan menyebabkan pertumbuhan cabe menjadi lambat dan tidak normal.

Pengendalian: untuk cara mekanis bisa dengan membuang daun yang terkena hama thrips, kemudian semprotkan biopestisida. Untuk pemulihan sebaiknya gunakan pupuk daun.

 

Ulat Grayak pada Cabe

Ulat grayak adalah salah satu hama yang menyerang bagian daun pada tanaman cabe dengan cara memakan bagian daun dan tunas muda. Ulat grayak memiliki ukuran yang kecil dan berwarna hijau muda. Hama yang satu ini termasuk kategori hama yang sangat merusak, karena apabila memakan pupus (tunas muda) maka sudah pasti pertumbuhan tanaman cabe akan sangat terganggu.

Pengendalian: lakukan penyemprotkan pestisida seperti Regent atau yang lainnya.

 

Kutu Daun pada Cabe

Kutu daun (Myzuspersicae) merupakan salah satu hama yang merusak bagian daun dan juga tunas tanama cabe. Kutu daun memang memiliki masa hidup yang pendek, hanya beberapa minggu saja, akan tetapi kutu bisa berkembangbiak dengan cepat dan bahkan satu induk kutu bisa menghasilkan ratusan bahkan ribuan telur. Hama ini mneyebabkan daun keriting dan pertumbuhannya terhambat. Kutu daun ini menyerang dengan cara menghisap cairan tanaman cabe.

Pengendalian: untuk pengendalian bisa menggunakan pestisida jenis insektisida seperti Karphos, Folithon, Anthion dan sebagainya.

 

Lalat Buah pada Cabe

Sesuai dengan namanya lalat buah (Bactrocera dorsalis) menyerang bagian buah tanaman cabe. Selain faktor cuaca dan iklim, banyak dari para petani beranggapan bahwa pemicu busuk pada buah cabe disebabkan oleh Lalat buah yang menyuntikan telurnya pada buah cabe dan kemudian menjadi larva yang berakibat buah menjadi busuk.

Pengendalian: gunakan lem pemikat lalat buah.

 

Puru akar pada Cabe

Puru akar merupakan hama yang merusak pada bagian akar tanaman cabe. Puru akar adalah hama yang berukuran sangat kecil dan tidak terlihat. Gejala umum yaitu pertumbuhan tanaman akan terganggu dan layu.

Pengendalian: gunakan pestisida jenis nematisida seperti  furadan dan curater.

 

Ulat Tanah pada Cabe

Hama ulat tanah memiliki warna cokelat dan berukuran lebih besar dibandingkan dengan ulat grayak. Ulat tanah biasa bersemunyi di dalam tanah dan di bawah plastik mulsa   ini memiliki warna cokelat atau hijau dan memiliki ukuran sebesar pensil. Tanaman menyerang seluruh bagian tanaman cabe mulai dari batang, daun dan buahnya.

Pengendalian:  hama ini dapat dilakukan dengan cara sanitasi lahan atau bisa juga dengan menyemprotkan pestisida.

 

Penyakit Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya

Penyakit Keriting kuning pada Cabe

Ciri tanaman cabe terseang keriting yaitu pada bagian batang dan daun akan berwarna kuning. Kemungkinan besar penyakit ini disebabkan karena virus dan faktor cuaca, kemudian penyebab lain adalah faktor bibit dan faktor penyemaian. Kebanyakan tanaman cabai menguning saat baru ditanam atau baru dipindahkan dari penyemaian ke lahan terbuka.

Pengendalian: sebaiknya lakukan penyemaian yang benar dan memilih bibit kualitas unggul.

 

Penyakit Mosaik pada Cabe

Tanaman cabe yang terserang penyakit mosaik memiliki ciri yaitu daun menjadi belang-belang kekuningan. Penyakit mosaik disebabkan oleh virus Cucumber Mosaic, selain itu penyakit ini akan menghambat pertumbuhan pada tanaman cabe karena daun akan mengalami disfungsi yang menyebabkan lambatnya proses penyerapan makanan untuk tumbuh.

Pengendalian: dengan menyemprotkan kombinasi insektisida dan akarisida, misal demolish dan prevaton.

 

Penyakit Bercak Daun pada Cabe

Tanaman cabe yang tersrang penyakit bercak daun akan memiliki ciri yaitu terdapat bercak hitam atau trotol pada bagian daun. Penyaki bercak daun disebabkan oleh jamur dan kemungkinan lain disebabkan karena tanaman cabe tertiup kembusan angin yang kuat sehingga batang tanaman menghantam lanjaran.

Pengendalian: semprotkan fungisida secara rutin, kemudian untuk pencegahan sebaiknya perhatikan jarak tanam pada tanaman cabe dan lakukan penalian.

 

Penyakit Antraknosa pada Cabe

Tanaman cabe yang terserang penyakit antranoksa akan memiliki ciri pupus tanaman, batang dan buah akan kering dan mati. Penyebab penyakit ini adalah jamur Colletotrichum gloeosporioides dan jamur Colletotrichum capsici dan jamur. Kemudian penyakit ini sangat rawan menyerang cabe yang masih dalam proses persemaian dan menyebabkan bibit tidak tumbuh.

Pengendalian: lakukan penyemprotan fungisida

 

Penyakit Layu Fusarium pada Cabe

Cabe yang terkena penyakit layu fusarium akan memiliki ciri yaitu tanaman akan layu jika terkena panas matahari dan kemudian perlahan mati. Ciri penyakit ini hampir sama dengan tanaman kubis jika terkena penyakit akar gajah dimana saat pagi tanaman akan segan dan kemudian jika terkena panas tanaman menjadi layu. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Verticilium sp, Pellicularia dan cendawan Fusarium.sp.

Pengendalian: lakukan penyemprotan fungisida

 

Penyakit Busuk Batang pada Cabe

Cabe yang terserang penyakit busuk batang akan memiliki ciri pada bagian batang tanaman membusuk dan mati. Penyebab utama penyakit ini ialah jamur Phyphthora capsici dan jamur Choanosearum sp yang sangat rawan jika musim hujan.

Pengendalian: lakukan penyemprotan fungsida, sedangkan untuk pengendalian usahakan mengurangi penggunaan pupuk dengan kandungan nitrogen yang tinggi saat musim hujan, kemudian sebaiknya mengganti tanaman yang sudah terkena penyakit ini sebab dikawatirkan penyakit ini akan menular.

 

Penyakit Layu Bakteri pada Cabe

Pada awalnya tanaman cabe yang terserang penyakit layu bakteri akan terlihat normal, namun kemudian tanaman cabe mulai layu dan kemudian mati. Penyebab utama penyakit ini ialah karena bakteri Pseudomonas solanasearum yang menyerang bagian inti dari tanaman.

Pengendalian: Semprotkan atau kocokan larutan bakterisida.

 

Penyakit Busuk Buah pada Cabe

Jenis penyakit busuk buah bisa saja disebabkan karena hama lalat buah dan cendawan. Umumnya jika tanaman cabe mengalami penyakit busuk basah (lonyot) maka kemungkinan disebabkan oleh serangan hama lalat buah. Kemudian jika cabe mengalami busuk kering maka kemunkinan disebabkan oleh jamur atau cendawan.

Pengendalian: jika busuk kering sebaiknya lakukan penyemprotan fungisida, jika busuk basah sebaiknya lakukan pengendalian hama lalat buah.

 

Perlu diketahui jika setiap petani memiliki cara yang beragam dalam mengendalikan hama dan penyakit. Jadi tulisan ini sengaja kami buat sebagai sumber referensi untuk menambah pengetahuan para pembaca sekalian. Harapan kami tulisan mengenai Hama & Penyaki Pada Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya ini bisa bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *