Terkuak Ciri-ciri Insomnia yang Berlebihan Bisa Membunuhmu!

Ciri-ciri Insomnia yang Berlebihan Terkuak Ciri-ciri Insomnia yang Berlebihan Bisa Membunuhmu! – Gangguan psikologis Insomnia atau susah tidur adalah salah satu yang sering terjadi atau dialami oleh manusia. walaupun sudah terbukti cukup mengganggu aktivitas dan produktivitas seseorang dalam aktivitasnya, namun insomnia sendiri selalu dianggap remeh dan terkadang tidak dipedulikan oleh penderitanya. Banyak sekali kasus yang sering dikeluhkan oleh penderitanya, akan tetapi tidak ada kesadaran atau tindakan untuk pergi berobat ke dokter atau ahli lainnya. 
Tahukah anda apabila insomnia dapat memicu penyakit-penyakit lain. Insomnia adalah penyakit yang fatal, tahap pertama, seorang penderita hanya mengalaminya sesaat (insomnia sementara), tahap kedua, seorang penderita akan mengalami kesusahan untuk istirahat atau tidur dan pastinya akan berdapkan negatif (insomnia sedang), tahap terahir, insomnia sudah menjadi kronis, kronis disini adalah sudah menjadi kebiasaan dalam waktu yang lama dan sulit untuk disembuhkan (insomnia kronik).
 

Pada Umumnya penderita insomnia diawali dengan timbulnya gejala-gejala, diantaranya:

  1. Mengalami kesulitan tidur atau tidak tercapainya tidur yang nyenyak. Keadaan ini bisa berlangsung sepanjang malam dan dalam tempo berhari-hari, berminggu-minggu, atau lebih dari itu.
  2. Merasa capek saat bangun tidur dan tidak merasakan kesegaran. Mereka yang mengalami insomnia biasanya akan mengalami kekurangan terhadap waktu tidurnya.
  3. Mengalami sakit kepala di pagi hari. Ini sering disebut sebagai “efek mabuk‟ padahal, nyatanya orang tersebut tidak mengkonsumsi minuman keras di malam itu.
  4. Kesulitan berkonsentrasi, menjadi kurang fokus .
  5. Mudah emosi dan marah-marah.
  6. Mata akan memerah dan menurunnya kesehatan mata.
  7. Mengantuk pada saat siang hari. 
 

Penyakit psikologis insomnia dipicu oleh beberapa faktor  yaitu : 

  1. Stres atau Kecemasan: seseorang yang mengalami kegelisahan yang dalam, biasanya karena memikirkan permasalahan yang sedang dihadapi. Tipe orang yang pemikir sangat rawan terkena insomnia, karena dia akan selalu memikirkan hal-hal yang dia cemaskan.
  2. Depresi: depresi sangat berkaitan erat dengan insomnia. Faktanya Depresi akan menyebabkan dan menjadi faktor pemicu insomnia dan sebaliknya insomnia dapat menyebabkan dan memicu depresi.
  3. Kelainan-kelainan kronis: Kelainan tidur (seperti tidur apnea), diabetes, sakit ginjal, atau penyakit yang menyebabkan penderitanya kesulitan tidur. Jadi adanya penyakit lain dapat menjadi faktor terjadinya insomnia.
  4. Efek samping dari pengobatan: Pengobatan untuk suatu penyakit juga dapat menjadi faktor penyebab insomnia.
  5. Pola makan yang buruk: Mengkonsumsi makanan berat pada saat sebelum tidur bisa menyulitkan seseorang jatuh tidur.
  6. Kafein, nikotin, dan alcohol: Kafein dan nikotin adalah zat stimulant. Alkohol dapat mengacaukan pola tidur seseorang. 
  7. Kurang berolahraga: hal ini juga bisa menjadi factor sulit tidur yang signifikan.
 

Insomnia adalah penyakit psikologis yang berdampak sangat buruk terhadap penderitanya, di antaranya:

  1. Orang yang insomnia akan lebih mudah menderita depresi dibandingkan mereka yang biasa tidur dengan baik. 
  2. Kekurangan tidur akibat insomnia berdampak pada timbulnya suatu penyakit, termasuk penyakit jantung.
  3. Dampak mengantuk atau ketiduran di siang hari bisa saja merusak aktivitas pekerjaan seseorang. Dan orang yang kurang tidur pasti aktivitas pada siang harinya akan terganggu. Misalnya saja seorang pengebudi kendaraan, pastinya akibat dari insomnia akan mengganggu pekerjaannya bahkan bisa membahayakan dirinya dan orang lain.
  4. Orang dengan insomnia bisa kehilangan banyak waktu dari pekerjannya. Bahwa faktanya insomnia akan menimbulkan efek malas bagi penderitanya.
  5. Tidur malam yang buruk, dapat mengganggu kehidupan di siang hari, pastinya setiap orang baik pelajar, pekerja, orang tua mereka memiliki kesibukan yang harus dilakukannya. 
 
Setelah membaca dan memahami tulisan di atas pastinya sudah bisa mengambil kesumpulan. Apabila sudah terdapat gejala insomnia pada diri kita kebiasaan yang bisa memicu insomnia dengan hal-halyang menyehatkan seperti berolahraga, mengkonsumsi sayur-sayuran, vitamin atau makanan dan minuman alami yang menyehatkan dan dengan demikian tubuh akan menjadi lebih sehat dan bugar.

baca juga: Dampak Rokok Terhadap Tingkat Emosi Seseorang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *