4 Cara Mengatasi Ayam Aduan Muda Yang Belum Berani Bertarung

Mengatasi Ayam Aduan Muda Yang Belum Berani Bertarung

4 Cara Mengatasi Ayam Aduan Muda Yang Belum Berani Bertarung – Mental dan keberanian ayam aduan adalah senjata utama supaya ayam bisa menang laga dan menjadi juara. Saat melakukan breeding atau ternah ayam aduan pastinya kita pernah dihadapkan pada permasalahan mental atau ayam yang belum berani bertarung, terutama ayam yang masih muda dan baru belajar bertarung.

Pada umumnya ayam yang normal mentalnya akan mulai kelihatan saat menginjak usia tujuh bulan lebih, namun tidak jarang ayam yang sudah lebih dari tujuh bulan, memiliki tubuh besar dan sehat tapi tidak memiliki mental. Maka dari itu sebagai seorang peternak sebaiknya kita mencari cara untuk memecahkan permasalahn ini.

Baca Juga:

Perlu diketahui jika ada beberapa faktor yang menyebabkan kenapa ayam muda tidak memiliki mental dan tidak berani bertarung, diantaranya adalah (1) faktor keturunan, (2) sejak kecil selalu dibully sama ayam lain, (3) kondisi lingkungan yang kurang nyaman bagi ayam (4) ayam trauma karena gangguan binatang lain misalnya saja seperti anjing.

 

Berikut ini adalah Cara Mengatasi Ayam Aduan Muda Yang Belum Berani Bertarung :

1. Ayam Sebaiknya Dipisahkan

Pemisahan bisa dilakukan dengan meletakan ayam pada kandang yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko ayam muda bertarung dengan saudara-saudaranya. Apabila dicampur pada satu kandang kebanyakan ayam yang memiliki mental bagus akan membully (menghajar) ayam yang memiliki mental lemah sehingga ayam yang lemah menjadi terbiasa mengalah dan tidak berani bertarung. Ironisnya ditakutkan jika kebiasaan mengalah ini akan berdampak buruk dikemudian hari, misalnya saja saat ayam diadu ayam akan lari dan tidak mau bertarung. Di sisi lain ayam dipisahkan juga berguna untuk meminimalkan risiko persaingan hidup anak ayam.

2. Ayam Dimasukan Ke Kandang Isolasi

Kandang isolasi hanyalah istilah yang sengaja penulis buat untuk digunakan oleh ayam yang muda yang mentalnya sudah benar-benar rusak. Contoh ayam yang mentalnya sudah benar-benar rusak yaitu dimana ayam sudah tidak memiliki keinginan untuk bertarung, bahkan dengan ayam betina dan ayam yang lebih muda pun tidak berani. Kandang isolasi adalah kandang yang tertutup dan tidak terjangkau oleh ayam lain. Tujuannya ayam dimasukan ke kandang isolasi supaya ayam yang lemah mental bisa sembuh setelah dikeluarkan karena sudah lama tidak melihat ayam lain dan biasanya hanya dalam hitungan minggu ayam yang tadinya kalem akan mulai belajar untuk berkokok.

3. Ayam Sebaiknya Diberikan Jamu 

Banyak yang mengistilahkan ayam yang tidak memiliki mental dengan “ayam tidak memiliki hati”. Sebenarnya yang dimaksudkan disini adalah ayam memiliki masalah pada organ bagian dalam tubuhnya terutama hati sehingga ayam enggan untuk bertarung. Cara yang paling ampuh untuk menyehatkan dan mengobati organ dalam pada ayam adalah dengan cara memberikan jamu herbal. Ramuan jamu ini bisa dibuat dengan bahan-bahan alami seperti kunyit, gula merah, madu dan lain-lain.

4. Ayam Diberikan Pakan Binatang Hidup

Sudah banyak dari para botoh yang memberikan pakan berupa binatang hidup untuk membuat ayam aduan agar lebih agresif. Binantang yang bisa diberikan diantaranya adalah jangkrik hidup, kodok hidup, anakan tikus. Sebaiknya ayam dibiarkan memakan dengan mengejar-ngejar mangsanya, maka dengan begitu sedikit demi sedikit mental ayam akan membaik.

 

Mengobati mental yang rusak pada ayam aduan bisa dibilang gampang-gampang susah dan memerlukan ketekunan serta kesabaran dari para botoh sekalian. Mental ayam adalah bagian yang paling mendasar yang harus dimiliki ayam aduan juara, walaupun ayam memiliki teknik yang bagus jika tidak didukung dengan mental yang kuat pasti akan membuat ayam menjadi segan-segan untuk memukul lawannya. Nah itulah sedikit tulisan mengenai 4 cara mengatasi ayam aduan muda yang belum berani bertarung dan semoga tulisan ini bisa membantu rekan-rekan sekalian.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *