Perawatan Ayam Aduan Setelah Diadu Sangat Wajib

Aduan Setelah Diadu


Perawatan Ayam Aduan Setelah Diadu Sangat Wajib – Ayam aduan adalah jenis ayam yang dikhususkan untuk diadu atau dilagakan di arena gelanggang. Kenyataannya saat berada di dalam arena ayam aduan akan saling adu pukulan antara satu sama lain hingga salah satu menjadi pemenang pertandingan. Tidak jarang ayam aduan yang dilagakan mengalami luka ringan, luka parah bahkan hingga mati di dalam arena gelanggang. 

 

Baik itu ayam aduan tipe bangkok, birma, saigon dan lain-lain pasti setelah bertanding sangat diharuskan mendapatan perawatan dan pengobatan. Perawatan ayam aduan setelah bertanding adalah hal yang wajib dilakukan, layaknya seorang petinju pun apabila selesai bertanding akan langsung dirawat walaupun mengalami luka parah ataupun hanya luka kecil.

Baca Juga:

 

 
Kesalahan saat perawatan dan pengobatan bisa berakibat fatal terhadap ayam aduan, bisa saja ayam malah menjadi cacat bahkan bisa saja ayam inalihahi atau mati. Jahit-menjahit adalah ilmu yang wajib dikuasai oleh para botoh, jangan cuma bisa mengadu ayam saja tapi seorang botoh harus bisa tanggung jawab merawat ayam aduannya setelah diarungkan. 
 
Kali ini penulis akan sedikit berbagi ilmu tentang bagaimana cara merawat dan mengobati ayam aduan setelah bertarung, yaitu sebagai berikut:
 

Perawatan terhadap ayam luka kecil

Apabila ayam menalami luka kecil, yaitu luka pada ayam tidak terlalu serius dan hanya lecet-lecet akibat pukulan dan patukan dari lawan. Jika luka yang diderita hanya luka kecil perawatan bisa dilakukan hanya dengan membersihkan luka-luka tersebut dengan menggunakan air. Misal kita masih berada di arena gelanggang, perawatan-perawatan ringan masih tidak bermasalah cuma dibersihkan kemudian ayam sudah bisa dibiarkan dan lakukan perawatan lanjutan setelah sampai di rumah.
 

Perawaan terhadap ayam luka parah

  1. Jika ayam aduan mengalami luka parah sebaiknya langsung di bawa pulang saja agar perawatan bisa lebih maksimal. 
  2. Jika pada bagian tubuh ayam terdapat bagian yang robek maka harus segera dijait, menjait kulit ayam bisa menggunakan benang yang halus seperti benang jait atau memang benang khusus untuk menjait kulit. 
  3. Setelah bagian tubuh yang robek telah dijait selanjutnya bersihkan ayam dengan dimandikan, usahakan apabila memandikan ayam yang terluka parah jangan menggunakan air hangat. 
  4. Setelah ayam sudah dijait dan dimandikan kemudian kopres luka menggunakan kain yang direndam pada air es dengan tujuan menghentikan pendarahan pada ayam.
  5. Gunakan getah pisang dan betadine pada bagian luka yang mengucurkan darah agar darah bisa berhenti.
  6. Berikan obat antibiotik berupa pil agar bisa menyembuhkan dari dalam. Obat yang bisa digunakan yaitu amoxicilin dan yunan paiao atau sejenisnya. 
  7. Jika mengalami cedera pada bagian paruh, misal paruh ayam patah sebaiknya dipasang kembali dengan diikat atau dilem. Tujuannya supaya nanti paruh yang tumbuh tidak menjadi cacat.
  8. Jangan lupa lakukan pemberian jamu pemulih stamina agar tubuh ayam aduan cepat sehat dan berigas.
  9. Sebaiknya ayam yang selesai bertanding diletakan dikandang terpisah dan tidak terkena sinar matahari hingga luka ayam mengering. 
  10. Berikan pakan yang mudah dicerna seperti nasi dan makanan-makanan yang lunak karena kemungkinan pencernaan ayam mengalami gangguan pasca diadu. 
  11. Setelah semuanya dilakukan maka selanjutnya adalah pengawasan yang ekstra terhadap ayam aduan yang sedang dalam masa pemulihan serta lakukan pengobatan-pengobatan yang dianggap perlu.
 
Itu adalah sedikit ilmu yang dapat penulis berikan kepada para pembaca, semoga pengetahuan pembaca akan bertambah. Menjadi seorang botoh maka kita sangat dituntut bisa merawat ayam setelah diadu. Perawatan dan pengobatan baik tentu akan sangat berguna agar ayam kesayangan kita tidak menjadi cacat bahkan mati.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *