Teknologi Menjadi Racun !

 
Saat ini tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi sudah semakin maju dan berkembang. Kita bisa sja melihat dari munculnya alat-alat baru pada bidang teknologi, komunikasi dan informasi yang semakin canggih.
 
Dengan berkembangnya teknologi akan memudahkan kita sebagai manusia dari hal kecil hingga hal-hal yang bersifat pekerjaan. Pastinya akibat hal tersebut akan memiliki damapak bagi kehidupan manusia, baik dampak positif maupun dampak negatif. Apabila kita renungkan “bagaimana jika saat sekarang ini tidak ada yang namanya teknologi?” pastinya akan sulit kita membayangkan demikian. 
 
Dimana saat sekarang ini yang namanya teknologi telah menjadi sebuah kebutuhan manusia yang tidak terlepas dan bagaimana jika tanpa teknologi? Pastinya akan sangat sulit karena kita suda biasa menggunakannya dan pasti rasanya akan kembali seperti zaman dahulu dimana kehidupan masyarakat masih sangat tradisional.
 
Tetapi tahukah anda bahwa perkembangan tersebut tidak selalu mengarah kearah yang baik. Dalam pemanfaatan teknologi saat ini banyak sekali yang tidak sesuai dan bisa saja menjadi racun terhadap perkembangan bangsa Indonesia.
 
Kalangan masyarakat saat ini terutama anak muda sebagian besar memanfaatkan teknologi hanya untuk hiburan semata, seperti bermain game online, terjun ke dunia maya, dan lain-lain. Disamping dampak positif yang diberikan dengan munculnya berbagai macam teknologi canggih yang sangat membantu pekerjaan manusia, kemajuan teknologi saat ini juga memberikan dampak buruk atau negatif.
 
Contohnya saja, saat ini hampir semua orang membutuhkan yang namanya telepon dan bahkan telah dianggap kebutuhan yang harus dipenuhi. Dimanapun berada harus selalu membawanya dan merasa gelisa apabila tidak membawannya. Apalagi sekarang kecanggihan telepon/ponsel semakin maju, tidak hanya buat sms dan telepon saja. Dengan handpone sekarang bisa digunakan dan terkoneksi dengan internet, bisa untuk membuka media sosial, bermain game dan sebagainya. Tidak hanya orang tua, sekarang anak-anak pun bisa dengan bebas menggunakan kecanggihan handpone.
 
Akan tetapi masih banyak dari kita menggunakan teknologi tersebut bukan untuk hal-hal yang bermanfaat. Kebanyakan hanya digunakan untuk menghabiskan-habiskan waktu dan bahkan digunakan untuk hal-hal yang bersifat negative. Dan bagaimana jika hal-hal yang negative itu dilakukan oleh anak-anak? Pastinya akan berdampak buruk terhadapnya. Misalnya seorang anak yang terlalu candu terhadap game online, pastinya si anak menjadi malas belajar, kadang lupa waktu dan yang sering terjadi malah sangking hobinya dengan game online si anak menjadi malas untuk sekolah, bolos dan sebgainya. 
 
Sebaiknya teknologi digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, bukanya dijadikan untuk membuat orang terjerumus. Sebenarnya yang terpenting adalah intropeksi diri, dan untuk anak-anak sebaiknya yang diutamakan adalah peran orang tua untuk meluruskan penggunaan teknologi secara benar dan cerdas. Teknologi memang boleh digunakan sebagai hiburan. Akan tetapi jangan sampai terlalu berlebihan dan menjadi candu.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *